Aku tidak pernah menyangka
bahwa kehidupan setelah pernikahan adalah rumit. Bahkan sangatlah rumit. Saat
usiaku masih kanak-kanak hingga menginjak remaja, kebahagiaan dan keindahan
kebersamaan setelah menikah menjadi draft-draft indah dikepalaku. Walaupun saat
itu, aku sudah sedikit mengerti bahwa akan selalu ada pertengkaran dan
perselisihan yang terselip di setiap episodenya.
Hal yang terus membuatmu seperti ini, tidak lain karena di matamu dia adalah orang yang baik, selalu baik.
Dan dengan kenyataan bahwa kini dia telah mencampakkanmu, dirimu tidaklah benar-benar percaya tentang itu. Mulutmu memang mengakui seseorang telah pergi, tapi tidak dengan hatimu. Hatimu tidak berubah. Sama sekali tidak.
Tentang lisan yang amat sulit menjabarkan
Seberapa menyesakkan rindu dalam diam itu sendiri
Sesekali bising sepotong hati memaki
Mempertanyakan dimana kepingannya berada